Hidup di tengah-tengah orang kecil ternyata sangat menyenangkan.ya akhir-akhir ini saya mencoba untuk hidup di tengah orang-orang yang harus berjuang penuh dengan keterbatasan yang ada untuk menghidupi diri dan keluarganya.Dari pengalaman itu saya mendapat sebuah kekaguman antar mereka untuk saling bersolider/bersosialisasi dengan orang-orang yang berbeda latar belakang,karakter,dan mereka tidak mengenal.Tapi udara persolidaritas mereka sangat pekat sekali.Pengalaman itu saya dapat ketika saya mencoba berpegian dengan angkutan kota.Hal semacam ini tidak mungkin kita dapatkan dalam taxi,maupun kendaraan pribadi.Hal lain mereka saling mentolrir perbedaan yang ada sehingga memunculkan kesolidaritas itu.Hal lain yang saya rasakan yaitu ketika berada dalam perumahan masyarakat kelas menengah kebawah.Mereka antar tetangga saling mengenal,saling membantu,dan saling berbagi.Hal yang mungkin sudah tidak ditemukanDi tengah-tengah kota yang megah yang merupakan tempat berdiamnya masyarakat Borju.Mengapa hal itu bisa terjadi?Mungkin saja para kaum borju tidak mempunyai waktu luang untuk mencoba menyapa masyarakat disekitarnya karena disibukan pekerjaanya.Atau mungkin timbul kesombongan dalam hati mereka untuk tidak atau segan menyapa mereka.Tetapi sekali lagi kita hidup ditengah masyarakat maka kita pun butuh mereka.Tidak mungkin bahwa manusia bisa hidup sendiri tanpa membutuhkan bantuan orang lain.omong kosong jika ada yang mengatakan bisa.Jadi intinya,mulailah menyapa orang-orang yang berada disekeliling kita.Mulailah bersosialisasi dengan mereka dan wujudkanlah relasi diantara mereka.Semoga tulisan ini bermanfaat.
Salam,
Stefano Putra Utomo
Minggu, 20 Desember 2009
Langgan:
Poskan Komentar (Atom)
0 komentar:
Poskan Komentar